LNG Trucking

LNG Trucking merupakan sistem distribusi Liquefied Natural Gas (LNG) menggunakan tangki cryogenic yang diangkut menggunakan truck dari LNG Plant atau LNG Terminal menuju lokasi pengguna.

Sistem ini memungkinkan LNG disalurkan ke lokasi yang belum terhubung dengan jaringan pipeline. Dalam penerapannya, kapasitas tank, konfigurasi storage, ukuran kendaraan, serta kebutuhan area menjadi parameter penting dalam menentukan sistem LNG Trucking.

Sistem LNG Trucking

Secara sederhana, LNG Trucking terdiri dari proses pengisian LNG, transportasi menggunakan truck, dan penerimaan LNG di lokasi pengguna.

LNG Plant / Terminal LNG Loading LNG Tank LNG Truck Customer

Jenis Tank pada Sistem LNG Trucking

Beberapa konfigurasi tank dapat digunakan dalam sistem LNG Trucking, tergantung fungsi transportasi dan kebutuhan penyimpanan di lokasi pengguna.

Jenis Tank Fungsi Utama Karakteristik
LNG ISO Tank Transportasi & temporary storage Mobile dan dapat dipindahkan menggunakan trailer
LNG Cradle / Modular Storage Storage di lokasi pengguna Beberapa unit tank dapat dikombinasikan sesuai kebutuhan
LNG Storage Tank Storage di lokasi pengguna Kapasitas lebih besar dan umumnya bersifat permanen

LNG ISO Tank

LNG ISO Tank merupakan salah satu pilihan yang umum digunakan untuk transportasi LNG. Tangki ini dirancang untuk mempertahankan LNG pada kondisi cryogenic selama proses pengiriman.

LNG ISO Tank untuk transportasi LNG

Gambar 1. Contoh LNG ISO Tank untuk transportasi LNG.

Keunggulan utama ISO Tank adalah mobilitas. Tank dapat dibawa menggunakan trailer dan pada konfigurasi tertentu dapat digunakan sebagai temporary storage di lokasi pengguna.

Kapasitas LNG ISO Tank

Kapasitas ISO Tank menentukan jumlah LNG yang dapat dikirim dalam satu perjalanan. Beberapa ukuran yang umum digunakan dapat dilihat pada tabel berikut.

Kapasitas Tank Perkiraan Energi LNG
20 m³ ±430 MMBTU
30 m³ ±645 MMBTU
40 m³ ±860 MMBTU
45 m³ ±970 MMBTU
50 m³ ±1.075 MMBTU
Catatan: Nilai MMBTU merupakan perkiraan dan dapat berbeda tergantung spesifikasi tank, densitas, dan komposisi LNG.

LNG Cradle / Modular Storage

LNG Cradle atau Modular Storage merupakan konfigurasi penyimpanan yang menggunakan beberapa unit LNG Tank dalam satu sistem modular.

LNG Cradle atau Modular Storage

Gambar 2. Contoh LNG Cradle / Modular Storage.

Konfigurasi modular memberikan fleksibilitas karena kapasitas storage dapat disesuaikan dengan kebutuhan dengan menambah unit tank.

LNG Storage Tank

Untuk pengguna dengan kebutuhan LNG yang lebih besar dan kontinu, LNG dapat disimpan dalam LNG Storage Tank dengan kapasitas yang lebih besar.

LNG Storage Tank

Gambar 3. Contoh LNG Storage Tank di lokasi pengguna.

LNG dari truck dipindahkan ke storage tank di lokasi pengguna dan selanjutnya dialirkan ke sistem pemakaian sesuai kebutuhan.

Dimensi LNG Trucking

Selain kapasitas LNG, dimensi kendaraan perlu diperhatikan untuk memastikan lokasi memiliki akses yang cukup untuk masuk, parkir, unloading, dan manuver truck.

Konfigurasi Kapasitas Panjang Overall Lebar Tinggi
ISO Tank 20 m³ ±430 MMBTU ±12–13 m ±2,5 m ±4,0 m
ISO Tank 30 m³ ±645 MMBTU ±12–13 m ±2,5 m ±4,0 m
ISO Tank 40 m³ ±860 MMBTU ±12–13 m ±2,5 m ±4,0 m
ISO Tank 45 m³ ±970 MMBTU ±12–13 m ±2,5 m ±4,0 m
ISO Tank 50 m³ ±1.075 MMBTU ±12–13 m ±2,5 m ±4,0 m
Dimensi LNG Truck dan ISO Tank

Gambar 4. Ilustrasi dimensi LNG Truck dan ISO Tank.

Dimensi aktual dapat berbeda tergantung jenis truck, trailer, dan ISO Tank yang digunakan.

Estimasi Kebutuhan Area

Dalam menyiapkan lokasi LNG Trucking, area yang tersedia perlu mempertimbangkan ukuran kendaraan, area unloading, storage, dan ruang manuver.

Kebutuhan Area Estimasi Awal
Parkir LNG Truck ±15–18 m × 4–5 m
Area Unloading ±5–8 m × 5–8 m
Ruang Manuver ±10–15 m tambahan
Area Storage Tergantung kapasitas dan jumlah tank
Ilustrasi kebutuhan area LNG Trucking

Gambar 5. Ilustrasi kebutuhan area LNG Trucking.

SITE PLANNING

Untuk sistem sederhana dengan 1 unit LNG Truck dan ISO Tank, area sekitar 20–25 m × 8–10 m dapat digunakan sebagai acuan awal. Kebutuhan aktual akan bergantung pada layout, akses kendaraan, area unloading, storage, dan ruang manuver.

Pemilihan Sistem

Pemilihan jenis dan kapasitas tank terutama bergantung pada:

  • Kebutuhan LNG harian
  • Kapasitas storage
  • Frekuensi pengiriman
  • Jarak dan kondisi transportasi
  • Pola konsumsi pengguna
  • Ketersediaan lahan

Kesimpulan

LNG Trucking memberikan fleksibilitas dalam distribusi LNG ke lokasi yang belum terjangkau jaringan pipeline. Pemilihan antara ISO Tank, LNG Cradle / Modular Storage, dan LNG Storage Tank perlu disesuaikan dengan kebutuhan kapasitas, pola konsumsi, frekuensi pengiriman, serta kondisi lokasi.

Dalam tahap awal perencanaan, memahami kapasitas LNG, dimensi truck, dan kebutuhan area menjadi langkah penting untuk memastikan sistem dapat diterapkan secara efektif di lokasi pengguna.

Catatan: Seluruh dimensi dan kebutuhan area pada artikel ini merupakan estimasi untuk tahap awal perencanaan. Desain akhir harus mengacu pada spesifikasi equipment, kendaraan, layout fasilitas, radius putar, area unloading, serta persyaratan keselamatan yang berlaku.

Comments

Popular posts from this blog

METERING STATION

Gas Sweetening